Sebelum kita tahu bagaimana cara menghitung sebuah IP Address, ada baiknya kita terlebih dahulu mengetahui istilah-istilah umum dalam pengalamatan IP. Beberapa istilah tersebut yaitu sebagai berikut :
- Host IP Address = alamat IP klien
- Network Mask = seringkali disebut subnet mask, digunakan untuk menentukan banyaknya jaringan yang dapat dicakup
- Network Address = alamat jaringan, digunakan sebagai pengenal sebuah jaringan, selalu diperoleh dari alamat pertama dari sekumpulan alamat terdaftar dalam suatu jaringan
- Network Broadcast Address = alamat broadcast, digunakan untuk melakukan broadcasting (penyebaran) paket data dalam satu jaringan, selalu diperoleh dari alamat terakhir dari sekumpulan alamat terdaftar dalam suatu jaringan
- Total Number of Host Bits = jumlah total host yang dapat ditampung dalam bit, untuk mengetahui jumlah host/klien maksimal yang dapat diberi alamat IP pada sebuah jaringan
- Number of Hosts =jumlah alamat yang dapat digunakan sebagai host, jumlah yang dapat digunakan merupakan jumlah alamat total dalam sebuah jaringan dikurangi dengan 2 (karena satu sebagai Network Address, dan satunya lagi untuk Broadcast Address)
Untuk memahami maksud istilah-istilah di
atas, selanjutnya dapat disimak langkah-langkah berikut. Misal
diketahui alamat sebagai berikut :
1
2
3
| Host IP
Address = 172.25.114.250Network Mask = 255.255.0.0(/16) |
Dari kedua alamat di atas, kita dapat
mengetahui alamat-alamat yang lainnya melalui perhitungan, seperti
Network Address, Network Broadcast Address, Total Number of Host Bits,
dan Number of Hosts. Untuk mencari alamat-alamat tersebut, ikuti langkah
sebagai berikut :
1. Ubahlah alamat-alamat
tersebut (Host IP Address dan Network Mask) dalam bentuk biner

2.
Penjumlahan biner antara IP Address dengan Network Mask akan
menghasilkan Network Address

3. Menentukan Jumlah Host dan
Broadcast Address dengan mengamati Network Address dan Network Mask.

- Jumlah host dalam bit (Total Number of Host Bits) dimisalkan sebagai n. Nilai n diperoleh dengan menghitung jumlah nol yang ada di alamat Network Mask (dalam biner). Perhatikan nilai nol yang berwarna biru di atas, jumlahnya ada 16 nol, sehingga nilai Total Number of Host Bits = 16.
- Jumlah host ditentukan dengan rumus 2^n. Nilai n merupakan Total Number of Host Bits. Jadi, jumlah host pada kasus di atas adalah 2^16 = 65536.
- Broadcast address diperoleh dengan mengamati jumlah nol dalam Network Mask. Perhatikan nilai broadcast yang berwarna merah, nilai tersebut diperoleh dengan mengubah nilai Network Adress menjadi nilai 1 semua, sesuai dengan banyaknya nol pada Network Mask. Jika pada Network Address, nilai tersebut bernilai 0 semua (alamat paling awal), maka pada Broadcast Address, nilai tersebut bernilai 1 semua (alamat paling akhir).
sumber : http://halimwijaya59.blogspot.com/2012/09/cara-menghitung-ip-address_22.html
Kali ini saya akan memberikan informasi tentang suatu program yang dapat
di gunakan untuk berkomunikasi seperti walkie-talkie, atau sebutan
kerennya "Nge-Break".
Program Ini bernama "ZELLO"
Zello Merupakan Program Walkie-Talkie masa sekarang, bicara dan pesan suara diterima oleh rekan atau ke semua group sebuah channel.
adapun kekurangan dari zello
Mau download Zello?
silakan klik Link Di bawah ini
sumber : http://halimwijaya59.blogspot.com/2012/09/cara-berkomunikasi-dengan-mudah-dan.html
READ MORE
Program Ini bernama "ZELLO"
![]() |
Zello Merupakan Program Walkie-Talkie masa sekarang, bicara dan pesan suara diterima oleh rekan atau ke semua group sebuah channel.
Apa fungsi penting alat ini.
- Pastinya sebagai walkie talkie, saling mengirim pesan suara dan berbicara bergantian sebagai alat komunikasi.
- Aplikasi Zello mendukung semua perangkat, kecuali WIndows Phone (sementara).
- Bisa digunakan untuk menghubungi staf, rekan dalam sebuah channel group. Misalnya pekerjaan teknisi dimana 2 orang berbeda tempat. Lalu ingin mengirim pesan dengan mudah dan cepat via suara.
- Lebih mudah untuk berkomunikasi dibanding SMS atau Chat.
- Bisa group dengan membuat channel untuk mendengar pesan bersama
- Memiliki fitur panggilan peringatan atau Alert. Misalnya seseorang tidak dekat dengan handphone. Member antar Zello dapat mengirim Alert, dan smartphone akan memberikan bunyi bahwa ada pesan yang perlu di dengar.
adapun kekurangan dari zello
- Tidak dapat melihat wajah si penerima pesan tersebut
- Hanya dapat di Gunakan Dengan PC,Android,BlackBerry,dan Iphone
- Tidak dapat menentukan Kapan selesainya bicara jadi kalo uda mau selesai harus ngomong ganti (uda kaya Radio Polisi ) :D
Mau download Zello?
silakan klik Link Di bawah ini
- Zello For Android
- Zello For I phone
- Zello For BlackBerry
- Zello For PC
sumber : http://halimwijaya59.blogspot.com/2012/09/cara-berkomunikasi-dengan-mudah-dan.html
Sejarah DNS
Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host computer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.
Pengertian DNS
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
Apa itu DNS?
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.
Bagaimana DNS itu bekerja?
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut
dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan
permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local
database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata
permintaan dari client tidak ditemukan.
Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara
memetakan nama komputer (host) ke IP address.
sumber : http://halimwijaya59.blogspot.com/2012/09/sejarah-dan-fungsi-dns.html
